Sahabat Dompet Dhuafa Sulsel,, yuk turut berpartisipasi dalam aksi "Sedekah Dongeng"
Bagi sahabat yang punya sekolah atau ingin merekomendasikan sekolah kerabatnya untuk bekerjasama dengan kami...
Kegiatan ini tujuannya untuk menghimpun infak dari siswa sekolah yang
berminat untuk kami salurkan untuk korban bencana yang kian marak
terjadi di kota Makasssar dan sekitarnya.
Tema kegiatan ini,"Sedekah Dongeng, Siaga Bencana".
Kami akan menggandeng salah satu Pendongeng hebat Kota Makassar Kak
Heru Dongeng Makassar untuk menghibur siswa sekolah yang berminat
berpartisipasi dalam aksi ini. Aksi ini akan memberikan edukasi
khususnya anak usia sekolah dasar untuk sejak dini gemar bersedekah dan
lebih peduli.
Safira Devi Amorita adalah seorang pendongeng cilik Indonesia. Beberapa prestasi sudah diraih oleh Safira dalam dunia dongeng baik tingkat kota dan tingkat nasional. Selain mendongeng, Safira juga suka menulis di KKPK (Kecil Kecil Punya Karya) Nah jika ingin kalian mendengar dan melihat dongeng dari Safira silakan kontak di 085255751971 atau pin BB 5215EF6A
Jumat, 23 Januari 2015
Selasa, 20 Januari 2015
Piknik ASIx bersama AIMI Sulsel
Ulang tahun yang ke-3 Asosiasi Ibu Menyusui Indonesia (AIMI) Sulsel
dilaksanakan pada hari Minggu 18 Januari 2014 bertempat di Sekolah Alam
Bosowa.
Berbagai macam permainan seru dan mempunyai nilai edukasi diberikan kepada sekitar 100 anak anak yang turut serta dalam acara ini. Ada lomba melukis di botol bekas, lomba menangkap belut dan menanam kebun dari komunitas Makassar Berkebun.
Di akhir acara ada dongeng seru dari Kak Heru dan kak Safira yang menceritakan dongeng tentang pentingya minum susu untuk menjadi anak juara.
Berbagai macam permainan seru dan mempunyai nilai edukasi diberikan kepada sekitar 100 anak anak yang turut serta dalam acara ini. Ada lomba melukis di botol bekas, lomba menangkap belut dan menanam kebun dari komunitas Makassar Berkebun.
Di akhir acara ada dongeng seru dari Kak Heru dan kak Safira yang menceritakan dongeng tentang pentingya minum susu untuk menjadi anak juara.
Senin, 29 Desember 2014
Dongeng di Ulang Tahun ke-6 Amanda Raina Dewi
Tanggal 27 Desember 2014 adalah hari yang sangat dinantikan oleh
Amanda Raina Dewi. Di hari ini Manda genap berusia 6 tahun dan sudah
siap untuk bersekolah di SD. Tema ulang tahun yang ke-6 tahun ini adalah
FROZEN.
Banyak teman-teman Manda yang hadir di acara ultah ini, Mereka adalah teman-teman Manda yang bersekolah di TK Al - Abrar Makassar. Juga teman-tema bermain yang juga tetangga di perumahan Jl. Andi Tonro IV no 8 Makassar.
Selamat ulang tahun Manda......
Banyak teman-teman Manda yang hadir di acara ultah ini, Mereka adalah teman-teman Manda yang bersekolah di TK Al - Abrar Makassar. Juga teman-tema bermain yang juga tetangga di perumahan Jl. Andi Tonro IV no 8 Makassar.
Selamat ulang tahun Manda......
Indonesia Mendongeng #2 bersama Rumah Zakat
Pendekatan pendidikan dengan konsep BCM (Bermain, Cerita dan
Menyanyi) di TPA/TPQ adalah lmetode yang tepat sebagai daya pikat yang
didasarkan pada fithrah psikologi anak dengan pola pendekatan “happy
learning” (keceriaan) sangat diperlukan dalam menunjang keberhasilan
pendidikan dan pengajaran di TPQ.
Anak memang suka bermain, karena dunia anak-anak adalah bermain. Oleh karena itu, penanaman nilai-nilai kehidupan akan mudah dirasakan dan meresap dalam diri mereka baik ingatan maupun perasaan. Selain itu, metode ini juga dapat membuat daya tarik dan menghilangkan rasa jenuh.
Begitu pula dengan bercerita. Saat ustadz/ustadzah TPA/TPQ bercerita atau mendongeng, anak-anak akan dengan seksama memperhatikannya. Metode ini sangat efektif diterapkan pada anak. Mendongeng umumnya lebih berkesan daripada nasihat murni, sehingga pada kebanyakan hal, cerita yang kita dengar di masa anak-anak dulu masih bisa kita ingat sampai dalam jangka waktu yang lama.
Melalui mendongeng, anak-anak diajarkan untuk mengambil hikmah tanpa merasa digurui. Berawal dari hal tersebut Rumah Zakat (RZ) akan kembali mengadakan dengan yang lebih besar dengan kegiatan Silaturrahim Akbar Santri TPA/TPQ es-Nusantara dalam tajuk “Indonesia Mendongeng #2” dengan tema ”Mencetak Generasi Qur’ani dengan Mengaji”.
Kegiatan Indonesia Mendongeng #2 ini merupakan agenda tahunan Taman Pendidikan Al-Quran yang diadakan di Indonesia. Semoga acara ini mampu meningkatkan ukhuwah islamiyah antara santriwan-santriwati beserta ustadz-ustadzah TPA/TPQ di Indonesia.
Untuk wilayah Makassar, kegiatan Indonesia Mendongeng akan dilaksanakan pada tanggal 25 Desember 2014 di Pelataran Baruga Andi Pangeran Pettarani Universitas Hasanuddin yang diikuti oleh sekitar 50 anak yang merupakan anak binaan dari RZ Makassar.
Anak memang suka bermain, karena dunia anak-anak adalah bermain. Oleh karena itu, penanaman nilai-nilai kehidupan akan mudah dirasakan dan meresap dalam diri mereka baik ingatan maupun perasaan. Selain itu, metode ini juga dapat membuat daya tarik dan menghilangkan rasa jenuh.
Begitu pula dengan bercerita. Saat ustadz/ustadzah TPA/TPQ bercerita atau mendongeng, anak-anak akan dengan seksama memperhatikannya. Metode ini sangat efektif diterapkan pada anak. Mendongeng umumnya lebih berkesan daripada nasihat murni, sehingga pada kebanyakan hal, cerita yang kita dengar di masa anak-anak dulu masih bisa kita ingat sampai dalam jangka waktu yang lama.
Melalui mendongeng, anak-anak diajarkan untuk mengambil hikmah tanpa merasa digurui. Berawal dari hal tersebut Rumah Zakat (RZ) akan kembali mengadakan dengan yang lebih besar dengan kegiatan Silaturrahim Akbar Santri TPA/TPQ es-Nusantara dalam tajuk “Indonesia Mendongeng #2” dengan tema ”Mencetak Generasi Qur’ani dengan Mengaji”.
Kegiatan Indonesia Mendongeng #2 ini merupakan agenda tahunan Taman Pendidikan Al-Quran yang diadakan di Indonesia. Semoga acara ini mampu meningkatkan ukhuwah islamiyah antara santriwan-santriwati beserta ustadz-ustadzah TPA/TPQ di Indonesia.
Untuk wilayah Makassar, kegiatan Indonesia Mendongeng akan dilaksanakan pada tanggal 25 Desember 2014 di Pelataran Baruga Andi Pangeran Pettarani Universitas Hasanuddin yang diikuti oleh sekitar 50 anak yang merupakan anak binaan dari RZ Makassar.
Berbagi Tips Mendongeng di Sekolah Alam Bosowa
Bosowa Foundation menggelar event kreatif
sebagai wahana permainan dan edukasi bagi anak-anak usia 3-8 tahun yang
bertajuk WISATA EDUKASI ALAM, Minggu ( 21/12) di area Sekolah Alam
Bosowa, Jl. Danau Tanjung Bunga, Makassar.
Demikian rilis yang diterima redaksi tribun, Minggu (21/12/2014).
Acara yang digelar perdana ini diikuti sekitar 100
orang peserta mulai dari perwakilan sekolah hingga ke personal. Peserta
ikut secara berpasangan yaitu ibu dan anaknya. Acara dikemas dengan
menarik oleh panitia dengan melibatkan ibu secara aktif dalam kegiatan
tesebut. Sembari anak-anak mengikuti berbagi permainan tradisional,
ibu-ibu mengikuti mother class dan yoga class. Untuk mother class,
ibu-ibu mendapatkan materi tentang pentingnya mendongeng buat anak-anak.
Acara ini dipandu oleh Kak Heru pendongeng Makassar.
Kak Heru dengan sangat atraktif menjelaskan
pentingnya dongeng bagi buah hati mereka dan memberikan sejumlah
tips-tips bagi ibu bagaimana cara mendongeng dengan baik.
Kak Heru menjelaskan untuk memilih tema cerita
dongeng harus disesuaikan dengan umur si anak. Untuk Usia 5 tahun ke
bawah, tema yang cocok untuk anak adalah tentang dunia binatang, dalam
kisah-kisah binatang atau fable banyak kisah moral yang dapat dipetik
seperti tentang yang baik dan yang buruk. Usia 5 – 8 tahun Kak Heru
menganjurkan untuk membacakan tema tentang kecerdikan sepeti bi. kisah
Abu Nawas atau kisah para Nabi dan sahabat nabi. Usia 9 tahun keatas,
baiknya membacakan kisah kepahlawan.
Kak Heru juga mengungkapkan untuk durasi dongeng
baiknya nda tidak terlalu lama. Kisaran waktu antara 5 menit – 30 menit,
masing-masing disesuaikan dengan umur anak. Agar mahir dalam
mendongeng, ibu atau ayah harus berlatih dan mencoba menguasai
suara-suara binatang sebagai llustrasi dan sering membaca.
Selain kegiatan tersebut anak-anak juga mengikuti
kegiatan menarik lainnya yaitu permainan tradisional kade’deng,
congklak, beklan, Kreasi Sains, wisata tani, dan kreasi Tani .
(sumber Tribun Makassar)
Minggu, 30 November 2014
Jadi Presenter di PechaKucha Night Makassar Vol. 6
Mendengar nama Pecha Kucha, dalam benak saya sepertinya sebuah bahasa dari India. Ternyata "pecha kucha" berasal dari bahasa Jepang. Sekilas mengenai PechaKuchaNight, helatan ini menampilkan presenter
yang membawakan presentasi dalam format 20 slide foto. Pertama kali
diperkenalkan oleh Astrid Klein dan Mark Dytham dari Klein Dytham
Architecture, yang sekaligus menjadi organizer PechaKucha Night pertama
yang diadakan di Tokyo, Jepang pada Februari 2003.
Hingga kini tercatat lebih dari 600 kota di seluruh dunia telah menggelar event PechaKuchaNight. Acara ini begitu cepat tersebar luas ke seluruh dunia karena banyak kota tidak memiliki ruang publik dimana orang-orang dapat menunjukkan dan berbagi karya mereka dengan cara yang santai dan nyaman.
Harapan diselenggarakan PechaKuchaNight ini agar suara dan karya para presenter ini dapat memberi warna terang bagi kota dan penduduknya. Karena sulit membayangkan wajah dan rasa kota yang tak melibatkan secara aktif dalam membentuk kotanya dan mungkin kota kita salah satunya. Selain itu, ada kesempatan untuk mengenal relasi baru yang dapat mendukung karya para presenter bahkan jejaring sosial para volunteer selanjutnya.
Dan Sabu 29 November 2014 pada pukul 19.00-22.00 WITA di Ground Floor, Transmall Makassar. PechaKuchaNight Vol.6 juga akan disemarakkan oleh penampilan akustik dari band Tabasco. Ada 10 presenter yang tampil di event ini dan salah satunya adalah Kak Heru yang menampilkan 20 presentasi tentang "The Power of Story Telling"
Hingga kini tercatat lebih dari 600 kota di seluruh dunia telah menggelar event PechaKuchaNight. Acara ini begitu cepat tersebar luas ke seluruh dunia karena banyak kota tidak memiliki ruang publik dimana orang-orang dapat menunjukkan dan berbagi karya mereka dengan cara yang santai dan nyaman.
Harapan diselenggarakan PechaKuchaNight ini agar suara dan karya para presenter ini dapat memberi warna terang bagi kota dan penduduknya. Karena sulit membayangkan wajah dan rasa kota yang tak melibatkan secara aktif dalam membentuk kotanya dan mungkin kota kita salah satunya. Selain itu, ada kesempatan untuk mengenal relasi baru yang dapat mendukung karya para presenter bahkan jejaring sosial para volunteer selanjutnya.
Dan Sabu 29 November 2014 pada pukul 19.00-22.00 WITA di Ground Floor, Transmall Makassar. PechaKuchaNight Vol.6 juga akan disemarakkan oleh penampilan akustik dari band Tabasco. Ada 10 presenter yang tampil di event ini dan salah satunya adalah Kak Heru yang menampilkan 20 presentasi tentang "The Power of Story Telling"
Yuk Belajar Bikin Burger!
Belajar bikin burger langsung di tempatnya memang mengasyikkan!
Langsung di dapurnya McD Mari Mall.... Wow! Sabtu, 29 Nopember 2014
sekitar 52 anak anak dari SD Inpres Hartaco diajak untuk berkunjung ke
McD Mari Mall oleh guru kelasnya. Mereka hari itu akan melihat langsung
cara membuat burger di dapurnya McD. Bukan hanya melihat tapi juga
belajar langsung membuatnya burger!
Peserta dibagi menjadi 8 kelompok supaya mereka leluasa membuat burger. Dibimbing langsung oleh Kak Irma, murid-murid yang lai nampaknya semakin tak sabar untuk segera masuk ke dapur McD.
Peserta dibagi menjadi 8 kelompok supaya mereka leluasa membuat burger. Dibimbing langsung oleh Kak Irma, murid-murid yang lai nampaknya semakin tak sabar untuk segera masuk ke dapur McD.
Nah
setelah semua kelompok selesai membuat burger, selanjutnya adalah
menikmati burger hasil karya mereka sambil mendengarkan dongeng dari Kak
Heru. Dongengnya berjudul "Bibit Kejujuran" yang berisi ajakan untuk
selalu berbuat jujur
Dongeng dan Baca Buku Cerita
Kamis pagi 27 Nopember 2014, Ruang Anak yang terletak di Perpustakaan
Daerah Sulsel ramai dengan celoteh dan riuhnya adik adik dari TK Wahyu
Pao Pao Gowa. Sebanyak 58 anak ikut serta dalam kegiatan kunjungan ke
perpustakaan.
Kegiatan ini untuk mengenalkan tentang perpustakaan dan apa saja yang ada didalamnya. Yang paling penting dalam kegiatan ini adalah untuk mengenalkan tentang buku kepada anak anak usia dini.
Kegiatan mendengarkan dongeng yang dibawakan oleh Kak Heru tentu menjadi daya tarik bagi adik adik yang hadir. Ditemani oleh boneka lucu “Bona” dan gaya celotehnya yang iseng membuat suasana bertambah ramai.
Kegiatan ini untuk mengenalkan tentang perpustakaan dan apa saja yang ada didalamnya. Yang paling penting dalam kegiatan ini adalah untuk mengenalkan tentang buku kepada anak anak usia dini.
Kegiatan mendengarkan dongeng yang dibawakan oleh Kak Heru tentu menjadi daya tarik bagi adik adik yang hadir. Ditemani oleh boneka lucu “Bona” dan gaya celotehnya yang iseng membuat suasana bertambah ramai.
Senin, 24 November 2014
Kunjungan Murid SD Pertiwi ke Perpustakaan Daerah Sulsel
Sekitar 30 anak anak yang berasal dari SD Pertiwi Makassar, Sabtu 22 Nop 2014 berkunjung ke Perpustakaan Daerah Sulawesi Selatan. Disambut oleh Bunda Nis dan Bunda Leha, anak-anak langsung diseuguhi dengan berbagai maca koleksi buku-buku yang banyak tersedia di rak perpustakaan.
Setelah mereka membaca buku kurang lebih 15 menit, Kak Heru meminta satu per satu anak untuk bisa membacakan buku yang mereka baca.
Setelah mereka membaca buku kurang lebih 15 menit, Kak Heru meminta satu per satu anak untuk bisa membacakan buku yang mereka baca.
Kamis, 20 November 2014
Gemar Membaca dan Gemar Menabung bersama Bank BRI
Bang bing bung bang kita ke bank
bang bing bung yuk kita nabung
tang ting tung hey jangan di hitung
tau tau nanti kita dapat untung
*
Dari kecil kita mulai menabung,supaya hidup kita beruntung.
Mau keliling dunia ada uangnya,
juga untuk membuat istana..
Penggalan lagu Bang Bing Bung yang dipopulerkan untuk Titiek Puspa menjadi awal kegiatan Perpustakaan Kota Makassar pada Hari Selasa, 18 Nopember 2014.
Gelaran Talkshow Kunjungan Perpustakaan yang mengambil Tema : Gemar Membaca, Gemar Menabung bagi 150 siswa TK, SD dan SMP Makassar di Perpustakaan Umum Kota Makassar Jl. Lamadukelleng No. 3
Yuk makin rajin menabung dan juga rajin membaca
bang bing bung yuk kita nabung
tang ting tung hey jangan di hitung
tau tau nanti kita dapat untung
*
Dari kecil kita mulai menabung,supaya hidup kita beruntung.
Mau keliling dunia ada uangnya,
juga untuk membuat istana..
Penggalan lagu Bang Bing Bung yang dipopulerkan untuk Titiek Puspa menjadi awal kegiatan Perpustakaan Kota Makassar pada Hari Selasa, 18 Nopember 2014.
Gelaran Talkshow Kunjungan Perpustakaan yang mengambil Tema : Gemar Membaca, Gemar Menabung bagi 150 siswa TK, SD dan SMP Makassar di Perpustakaan Umum Kota Makassar Jl. Lamadukelleng No. 3
Yuk makin rajin menabung dan juga rajin membaca
Dongeng di Makassar Green Culture Festival 2014
Meskipun duduk di atas rumput dan panggung yang beratapkan langit, tidak membuat anak-anak dari berbagai TK di Makassar beranjak dari tempat duduknya. Sore itu mereka berkegiatan di halaman Benteng Fort Rotterdam Makassar bersama Kak Heru dalam event Makassar Green Culture Festival 2014.
Melihat tingginya kepedulian masyarakat kota Makassar dalam aksi penyelamatan lingkungan melalui berbagai gerakan dan komunitas menjadikan Indonesia Berkebun (ID Berkebun), sebagai gerakan peduli lingkungan dengan program Urban Farming, tergerak untuk memberi apresiasi kepada komunitas-komounitas hijau di kota Anging Mammiri dalam bentuk gelaran event, Makassar Green Culture Festival (MGCF) 2014 with Indonesia Berkebun.
Festival yang akan mempertemukan puluhan komunitas dan lembaga peduli lingkungan, rencananya dihelat 14-16 November 2014. Ratusan peserta yang terdiri dari aktivis lingkungan, anggota jejaring ID Berkebun dari seluruh Indonesia, praktisi Urban Farming, badan usaha serta LSM yang menjadi partner kami selama ini akan memadati Benteng Rotterdam Makassar yang dipilih sebagai tempat perhelatan.
Selama festival berlangsung, beragam kegiatan akan digelar, diantaranya pameran komunitas; talkshow komunitas dan lingkungan; kompetisi mural bertema lingkungan; berkebun bersama jejaring ID Berkebun se-Indonesia; serta pertunjukan langgam musik. Hal ini dijelaskan oleh Ketua Panitia MGCF 2014 dan Konferensi Nasional Indonesia berkebun 2014, Andi Syahriyunita.
“MGCF menjadi ajang silaturahmi penggiat lingkungan se-Makassar, berbagi ide, dan informasi terkait kegiatan lingkungan serta mempertemukan komunitas dan lembaga lingkungan se-Makassar dengan jejaring Indonesia Berkebun dari seluruh Indonesia. Kami berasal dari satu visi yang sama, yakni bagaimana menjaga lingkungan agar bisa dinikmati hingga anak cucu kita kelak, karenanya silaturahmi antar komunitas adalah hal paling penting. Hal ini juga menjadi tahap awal lahirnya sinergi atau kolaborasi antar komunitas lingkungan di Makassar,” urainya.
Syahriyunita menambahkan bahwa, selain mengusung isu lingkungan, festival ini juga menjadi ajang perkenalan budaya Sulawesi Selatan kepada anggota jejaring ID Berkebun yang terdapat di 40 kota di Indonesia, diantaranya Jakarta; Bandung; Bali; Medan; Pontianak; Padang; Jogja; Semarang dan Solo; serta empat Kampus Berkebun, yakni Universitas Indonesia; Institut Teknologi Telkom Bandung; Universitas Tirta Jaya dan Institut Pertanian Bogor. Festival ini akan dikemas dalam bentuk kegiatan pertunjukan budaya daerah Sulsel. “Sesuai nama acaranya, Green and Culture. Konsepnya adalah lingkungan dan budaya daerah,” tambahnya.
Makassar akan menjadi kota ketiga penyelenggaraan konferensi komunitas yang didirikan oleh walikota Bandung, Ridwan Kamil ini. Setelah sebelumnya di kota Solo yang dibuka oleh Presiden Jokowi yang saat itu menjabat sebagai walikota Solo, kemudian Bali yang menjadi dua kota pendahulu tuan rumah #IDBerkebunConf.
Makassar akan menorehkan tinta emas dalam sejarah pergerakan kampanye lingkungan, tidak hanya untuk Sulawesi Selatan tapi juga di Indonesia. Aksi-aksi pelestarian lingkungan adalah kerja besar. Dibutuhkan sinergi seluruh lapisan masyarakat guna mewujudukan alam yang lestari yang kelak menjadi aset berharga untuk diwariskan dari generasi ke generasi.
Melihat tingginya kepedulian masyarakat kota Makassar dalam aksi penyelamatan lingkungan melalui berbagai gerakan dan komunitas menjadikan Indonesia Berkebun (ID Berkebun), sebagai gerakan peduli lingkungan dengan program Urban Farming, tergerak untuk memberi apresiasi kepada komunitas-komounitas hijau di kota Anging Mammiri dalam bentuk gelaran event, Makassar Green Culture Festival (MGCF) 2014 with Indonesia Berkebun.
Festival yang akan mempertemukan puluhan komunitas dan lembaga peduli lingkungan, rencananya dihelat 14-16 November 2014. Ratusan peserta yang terdiri dari aktivis lingkungan, anggota jejaring ID Berkebun dari seluruh Indonesia, praktisi Urban Farming, badan usaha serta LSM yang menjadi partner kami selama ini akan memadati Benteng Rotterdam Makassar yang dipilih sebagai tempat perhelatan.
Selama festival berlangsung, beragam kegiatan akan digelar, diantaranya pameran komunitas; talkshow komunitas dan lingkungan; kompetisi mural bertema lingkungan; berkebun bersama jejaring ID Berkebun se-Indonesia; serta pertunjukan langgam musik. Hal ini dijelaskan oleh Ketua Panitia MGCF 2014 dan Konferensi Nasional Indonesia berkebun 2014, Andi Syahriyunita.
“MGCF menjadi ajang silaturahmi penggiat lingkungan se-Makassar, berbagi ide, dan informasi terkait kegiatan lingkungan serta mempertemukan komunitas dan lembaga lingkungan se-Makassar dengan jejaring Indonesia Berkebun dari seluruh Indonesia. Kami berasal dari satu visi yang sama, yakni bagaimana menjaga lingkungan agar bisa dinikmati hingga anak cucu kita kelak, karenanya silaturahmi antar komunitas adalah hal paling penting. Hal ini juga menjadi tahap awal lahirnya sinergi atau kolaborasi antar komunitas lingkungan di Makassar,” urainya.
Syahriyunita menambahkan bahwa, selain mengusung isu lingkungan, festival ini juga menjadi ajang perkenalan budaya Sulawesi Selatan kepada anggota jejaring ID Berkebun yang terdapat di 40 kota di Indonesia, diantaranya Jakarta; Bandung; Bali; Medan; Pontianak; Padang; Jogja; Semarang dan Solo; serta empat Kampus Berkebun, yakni Universitas Indonesia; Institut Teknologi Telkom Bandung; Universitas Tirta Jaya dan Institut Pertanian Bogor. Festival ini akan dikemas dalam bentuk kegiatan pertunjukan budaya daerah Sulsel. “Sesuai nama acaranya, Green and Culture. Konsepnya adalah lingkungan dan budaya daerah,” tambahnya.
Makassar akan menjadi kota ketiga penyelenggaraan konferensi komunitas yang didirikan oleh walikota Bandung, Ridwan Kamil ini. Setelah sebelumnya di kota Solo yang dibuka oleh Presiden Jokowi yang saat itu menjabat sebagai walikota Solo, kemudian Bali yang menjadi dua kota pendahulu tuan rumah #IDBerkebunConf.
Makassar akan menorehkan tinta emas dalam sejarah pergerakan kampanye lingkungan, tidak hanya untuk Sulawesi Selatan tapi juga di Indonesia. Aksi-aksi pelestarian lingkungan adalah kerja besar. Dibutuhkan sinergi seluruh lapisan masyarakat guna mewujudukan alam yang lestari yang kelak menjadi aset berharga untuk diwariskan dari generasi ke generasi.
Senin, 03 November 2014
Dongeng Maya dan Peri Listrik di SD Mangkura
Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral melalui Direktorat Jendral Energi Baru Terbarukan dan Konservasi energi menyelenggarakan program “Sosialisasi Konservasi Energi di Lingkungan Sekolah Dasar”.
Kegiatan ini digelar di Kompleks SDN Mangkura Jl Botolempangan Makassar. Ratusan murid sudah memadati pelataran SDN Mangkura hingga pukul 08.10 wita, menunggu kegiatan dimulai. Sabtu 1 November.
Kegiatan ini diisi dengan dongeng oleh Kak Safira yang membawakan sebuah dongeng dengan judul " Maya dan Peri Listrik" yang menceritakan perilaku hemat energi perlu dilakukan sejak dini kepada anak-anak. Sebab, masa anak-anak merupakan masa yang paling tepat untuk menerima informasi dan nilai-nilai yang disampaikan.
Kegiatan ini digelar di Kompleks SDN Mangkura Jl Botolempangan Makassar. Ratusan murid sudah memadati pelataran SDN Mangkura hingga pukul 08.10 wita, menunggu kegiatan dimulai. Sabtu 1 November.
Kegiatan ini diisi dengan dongeng oleh Kak Safira yang membawakan sebuah dongeng dengan judul " Maya dan Peri Listrik" yang menceritakan perilaku hemat energi perlu dilakukan sejak dini kepada anak-anak. Sebab, masa anak-anak merupakan masa yang paling tepat untuk menerima informasi dan nilai-nilai yang disampaikan.
Pekan Bahasa di TK-SD Madania Makassar
Hari Selasa, 28 Oktober 2014 bertempat di TK-SD Madania Makassar ada kegiatan Pekan Bahasa yang bertujuan untuk memperingati Hari Sumpah Pemuda tahun 2014. Beberapa kegiatan yang dilaksanakan di TK-SD Madania pagi itu antara lain : Baca Puisi, Drama dan membaca dongeng.
Nih keseruan acaranya.....
Nih keseruan acaranya.....
Senin, 27 Oktober 2014
Dinner With Orphans di Sushi Yatai
Memperingati kehadiran Sushi Yatai yang memasuki usia ke-2, pihak management Sushi Yatai mengadakan acara bersama anak anak yatim dalam acara Dinner With Orphans bertempat di Sushi Yatai Jl Hertasning Makassar.
Acara ini dilaksanakan pada hari Minggu, 26 Oktober 2014 bekerja sama dengan komunitas Tangan Di Atas Makassar, yang juga menghadirkan Kak Heru dengan Bona.
Hadir dalam acara tersebut 30 anak anak yatim yang berasal dari Panti Asuhan Sungguminasa
Acara ini dilaksanakan pada hari Minggu, 26 Oktober 2014 bekerja sama dengan komunitas Tangan Di Atas Makassar, yang juga menghadirkan Kak Heru dengan Bona.
Hadir dalam acara tersebut 30 anak anak yatim yang berasal dari Panti Asuhan Sungguminasa
Dongeng "Trauma Healing" di Lokasi Kebakaran Kel. Rappocini Makassar
Sebanyak 120 rumah warga yang dihuni 230 Kepala Keluarga (KK) di Jl Rappocini, Gang 1, Kelurahan Maricaya Baru, Kecamatan Makassar ludes terbakar, Kamis (23/10/2014) sekitar pukul 13.00 Wita.
Awalnya, api melalap sebuah rumah warga, lalu menjalar ke rumah-rumah lainnya yang berdempetan. Sebanyak 17 unit armada Pemadam Kebakaran Kota Makassar diterjunkan hingga api bisa dikuasai pada pukul 16.30 Wita.
Maka pada hari Minggu, 26 Oktober 2014 acara Trauma Healing dalam bentuk "dongeng" disajikan dan diramu oleh Kak Heru untuk adik adik yang menjadi korban kebakaran. Dengan menghadirkan Bona, boneka usil yang sudah menjadi teman baik Kak Heru, adik adik merasa antusias dan senang. Semoga dongeng bisa meringankan beban psikis mereka.
Berita lain di Tribun Timur Makasar
Insurance Vaganza di Lapangan Hasanuddin Makassar
Dewan Asuransi Indonesia (DAI) beserta seluruh perusahaan asuransi di
Indonesia akan merayakan Insurance Day pada 18 Oktober mendatang. Tahun
2014 ini, diselenggarakan untuk yang ke 9 kali sejak kali pertama
dilaksanakan tahun 2006.
Harry Purwanto, Ketua Panitia Insurance Day 2014 menjelaskan, pihaknya sudah mempersiapkan serangkaian kegiatan yang tahun ini diadakan di tiga kota besar di Indonesia yakni Medan, Makassar dan Jakarta.
Pemilihan tiga kota ini karena penetrasi asuransi di ketiga kota tersebut cukup baik sehingga dibutuhkan banyak tenaga kerja handal untuk mengakomodir para konsumen perusahaan asuransi atau yang dibiasa disebut tertanggung. Untuk itulah di ketiga kota ini akan diadakan job fair yang bertujuan untuk mengenalkan profesi yang ada di industry asuransi kepada para mahasiswa.
“Job Fair akan dilaksanakan di Universitas Negeri Makassar tanggal 23-24 Oktober 2014, Tiara Convention Medan 30-31 Oktober 2014 dan Balai Kartini Jakarta 12-13 November 2014,” ungkap harry kepada Licom pada press conference Insurance Day 2014 di Gedung Permata, Jakarta, beberapa waktu lalu.
Acara lainnya adalah Insurance Vaganza yang diadakan di dua kota yakni Medan di Lapangan Benteng tanggal 2 November 2014 dan di Lapangan Hasanuddin Makassar pada 26 Oktober 2014, agar masyarakat luas mengenal lebih luas mengenai dunia asuransi.
“Acara Insurance Vaganza akan diisi dengan booth edukasi public dari beberapa asuransi yang ada di Indonesia dan juga talkshow mengenai pentingnya asuransi yang oleh Dewan Asuransi Indonesia,” kata Harry.
Mengusung tema “Generasi Cerdas Berasuransi”, kata Harry, mempunyai arti generasi yang melek dan paham akan asuransi serta mengetahui pentingnya melakukan perencanaan keuangan, melindungi aset dan dirinya dengan berasuransi.
“Generasi ceras berasuransi adalah generasi yang menggunakan asuransi dengan cerdas dan mengetahui dengan baik pentingnya asuransi untuk hidup mereka,” tutur Harry.
Harry Purwanto, Ketua Panitia Insurance Day 2014 menjelaskan, pihaknya sudah mempersiapkan serangkaian kegiatan yang tahun ini diadakan di tiga kota besar di Indonesia yakni Medan, Makassar dan Jakarta.
Pemilihan tiga kota ini karena penetrasi asuransi di ketiga kota tersebut cukup baik sehingga dibutuhkan banyak tenaga kerja handal untuk mengakomodir para konsumen perusahaan asuransi atau yang dibiasa disebut tertanggung. Untuk itulah di ketiga kota ini akan diadakan job fair yang bertujuan untuk mengenalkan profesi yang ada di industry asuransi kepada para mahasiswa.
“Job Fair akan dilaksanakan di Universitas Negeri Makassar tanggal 23-24 Oktober 2014, Tiara Convention Medan 30-31 Oktober 2014 dan Balai Kartini Jakarta 12-13 November 2014,” ungkap harry kepada Licom pada press conference Insurance Day 2014 di Gedung Permata, Jakarta, beberapa waktu lalu.
Acara lainnya adalah Insurance Vaganza yang diadakan di dua kota yakni Medan di Lapangan Benteng tanggal 2 November 2014 dan di Lapangan Hasanuddin Makassar pada 26 Oktober 2014, agar masyarakat luas mengenal lebih luas mengenai dunia asuransi.
“Acara Insurance Vaganza akan diisi dengan booth edukasi public dari beberapa asuransi yang ada di Indonesia dan juga talkshow mengenai pentingnya asuransi yang oleh Dewan Asuransi Indonesia,” kata Harry.
Mengusung tema “Generasi Cerdas Berasuransi”, kata Harry, mempunyai arti generasi yang melek dan paham akan asuransi serta mengetahui pentingnya melakukan perencanaan keuangan, melindungi aset dan dirinya dengan berasuransi.
“Generasi ceras berasuransi adalah generasi yang menggunakan asuransi dengan cerdas dan mengetahui dengan baik pentingnya asuransi untuk hidup mereka,” tutur Harry.
Pekan Bahasa di SDH (Sekolah Dian Harapan)
Tanggal 20-24 Oktober 2014, Sekolah Dian Harapan (SDH) makassar mengadakan Pekan Bahasa dengan berbagai kegiatan antara lain; Jelajah perpustakaan, Membaca Tenang,Pameran Buku, Lomba Pidato dan Story Telling.
Untuk kegiatan Story Telling, pihak SDH menghadirkan Kak Heru untuk menampilkan dongeng bagi adik adik yang duduk di Play Grup, TK dan SD
Kali ini, Kak Heru dan Kak Safira berkesempatan berbagi cerita untuk adik adik baik yang duduk di jenjang Play Grup, TK dan SD
Untuk kegiatan Story Telling, pihak SDH menghadirkan Kak Heru untuk menampilkan dongeng bagi adik adik yang duduk di Play Grup, TK dan SD
Kali ini, Kak Heru dan Kak Safira berkesempatan berbagi cerita untuk adik adik baik yang duduk di jenjang Play Grup, TK dan SD
Selasa, 21 Oktober 2014
Berbagai Ceria di Living Plaza Pettarani
Dua hari setelah resmi beroperasi dibilangan Jalan AP Pettarani, Kawan Lama Retail selaku pengelola Living Plaza menggelar kegiatan sosial, Senin (20/10). Yakni dengan mengajak anak yatim belanja gratis di Living Plaza Pettarani. Kegiatan ini dimaksudkan, kata Corporate Social Responsibility (CSR) Manager Kawan Lama Retail, Rosal Ibnu Rusud, untuk berbagi kebahagiaan dan memenuhi keinginan mereka.
''Bagi anak yatim kurang beruntung, pusat perbelanjaan merupakan hal asing bagi mereka. Kondisi ekonomi yang terbatas membuat mereka harus menahan banyak keinginan. Termasuk berbelanja kebutuhannya. Untuk melaksanakan kegiatan ini, kami menggandeng PKPU. Jadi para anak yatim yang berjumlah 50 orang ini diajak berbelanja kebutuhan sekolah yang sesuai kebutuhan mereka masing-masing,'' jelas Ibnu seraya menambahkan.
Program belanja bersama anak yatim di Living Plaza Pettarani merupakan periode kedua. Periode pertama telah dilaksanakan di Living World Alam Sutera Tangerang pada 25 September 2014 dengan mengajak 100 orang anak yatim. Untuk periode selanjutnya, akan dilaksanakan di Bandung dengan mengajak 100 orang anak yatim.
Menjadi Nara Sumber di Talkshow Pekan Raya Sulsel
Sangat miris bila kita membaca berita di koran tentang kasus Sex
Bullying terhadap 2 orang murid kelas 2 SD di Makassar yg dilakukan oleh
kakak kelasnya yang masih duduk di kelas 3!
Bagaimana agar kita sebagai orang tua dapat memberikan edukasi tentang pendidikan sex dan moral kepada anak anak?Pendidikan moral dan karakter dengan metode "bercerita/dongeng" ternyata sangat efektif sebagai salah satu cara berkomunikasi dengan anak kita.
Dengan "bercerita/dongeng" nilai nilai moral dapat disampaikan kepada anak anak tanpa merasa "menggurui" mereka.Bagaimana cara "bercerita/dongeng" yang efektif dan komunikatif?Ikuti Talkshow "Membentuk Karakter Anak Melalui Dongeng" Hari Kamis,16 Oktober 2014 pukul 14-15 WITA di arena Pekan Raya Sulsel Celebes Convention Center (CCC)Nara sumber talkshow Bunda Oci,pemerhati pendidikan anak dan Kak Heru Pendongeng Makassar
Bagaimana agar kita sebagai orang tua dapat memberikan edukasi tentang pendidikan sex dan moral kepada anak anak?Pendidikan moral dan karakter dengan metode "bercerita/dongeng" ternyata sangat efektif sebagai salah satu cara berkomunikasi dengan anak kita.
Dengan "bercerita/dongeng" nilai nilai moral dapat disampaikan kepada anak anak tanpa merasa "menggurui" mereka.Bagaimana cara "bercerita/dongeng" yang efektif dan komunikatif?Ikuti Talkshow "Membentuk Karakter Anak Melalui Dongeng" Hari Kamis,16 Oktober 2014 pukul 14-15 WITA di arena Pekan Raya Sulsel Celebes Convention Center (CCC)Nara sumber talkshow Bunda Oci,pemerhati pendidikan anak dan Kak Heru Pendongeng Makassar
Dongeng Burger Ajaib di McD Mari Mall
Wah, kali ini yang diundang untuk hadir di event "dongeng burger ajaib" bukan saja berasal dari TK dan PAUD saja loh. Ada komunitas McDKids yang hadir dalam acara ini.Kegiatan dongeng ini mengajak sekolah yang ada di Makassar untuk hadir di Mcd Mari Mall. Adik adik akan diajarkan membuat burger langsung di dapur McD. Dan tak ketinggalan dongeng seru bersama Bona dan Kak Heru
Langganan:
Postingan (Atom)















