Tanggal 27 Desember 2014 adalah hari yang sangat dinantikan oleh
Amanda Raina Dewi. Di hari ini Manda genap berusia 6 tahun dan sudah
siap untuk bersekolah di SD. Tema ulang tahun yang ke-6 tahun ini adalah
FROZEN.
Banyak teman-teman Manda yang hadir di acara ultah ini,
Mereka adalah teman-teman Manda yang bersekolah di TK Al - Abrar
Makassar. Juga teman-tema bermain yang juga tetangga di perumahan Jl.
Andi Tonro IV no 8 Makassar.
Selamat ulang tahun Manda......
Safira Devi Amorita adalah seorang pendongeng cilik Indonesia. Beberapa prestasi sudah diraih oleh Safira dalam dunia dongeng baik tingkat kota dan tingkat nasional. Selain mendongeng, Safira juga suka menulis di KKPK (Kecil Kecil Punya Karya) Nah jika ingin kalian mendengar dan melihat dongeng dari Safira silakan kontak di 085255751971 atau pin BB 5215EF6A
Senin, 29 Desember 2014
Indonesia Mendongeng #2 bersama Rumah Zakat
Pendekatan pendidikan dengan konsep BCM (Bermain, Cerita dan
Menyanyi) di TPA/TPQ adalah lmetode yang tepat sebagai daya pikat yang
didasarkan pada fithrah psikologi anak dengan pola pendekatan “happy
learning” (keceriaan) sangat diperlukan dalam menunjang keberhasilan
pendidikan dan pengajaran di TPQ.
Anak memang suka bermain, karena dunia anak-anak adalah bermain. Oleh karena itu, penanaman nilai-nilai kehidupan akan mudah dirasakan dan meresap dalam diri mereka baik ingatan maupun perasaan. Selain itu, metode ini juga dapat membuat daya tarik dan menghilangkan rasa jenuh.
Begitu pula dengan bercerita. Saat ustadz/ustadzah TPA/TPQ bercerita atau mendongeng, anak-anak akan dengan seksama memperhatikannya. Metode ini sangat efektif diterapkan pada anak. Mendongeng umumnya lebih berkesan daripada nasihat murni, sehingga pada kebanyakan hal, cerita yang kita dengar di masa anak-anak dulu masih bisa kita ingat sampai dalam jangka waktu yang lama.
Melalui mendongeng, anak-anak diajarkan untuk mengambil hikmah tanpa merasa digurui. Berawal dari hal tersebut Rumah Zakat (RZ) akan kembali mengadakan dengan yang lebih besar dengan kegiatan Silaturrahim Akbar Santri TPA/TPQ es-Nusantara dalam tajuk “Indonesia Mendongeng #2” dengan tema ”Mencetak Generasi Qur’ani dengan Mengaji”.
Kegiatan Indonesia Mendongeng #2 ini merupakan agenda tahunan Taman Pendidikan Al-Quran yang diadakan di Indonesia. Semoga acara ini mampu meningkatkan ukhuwah islamiyah antara santriwan-santriwati beserta ustadz-ustadzah TPA/TPQ di Indonesia.
Untuk wilayah Makassar, kegiatan Indonesia Mendongeng akan dilaksanakan pada tanggal 25 Desember 2014 di Pelataran Baruga Andi Pangeran Pettarani Universitas Hasanuddin yang diikuti oleh sekitar 50 anak yang merupakan anak binaan dari RZ Makassar.
Anak memang suka bermain, karena dunia anak-anak adalah bermain. Oleh karena itu, penanaman nilai-nilai kehidupan akan mudah dirasakan dan meresap dalam diri mereka baik ingatan maupun perasaan. Selain itu, metode ini juga dapat membuat daya tarik dan menghilangkan rasa jenuh.
Begitu pula dengan bercerita. Saat ustadz/ustadzah TPA/TPQ bercerita atau mendongeng, anak-anak akan dengan seksama memperhatikannya. Metode ini sangat efektif diterapkan pada anak. Mendongeng umumnya lebih berkesan daripada nasihat murni, sehingga pada kebanyakan hal, cerita yang kita dengar di masa anak-anak dulu masih bisa kita ingat sampai dalam jangka waktu yang lama.
Melalui mendongeng, anak-anak diajarkan untuk mengambil hikmah tanpa merasa digurui. Berawal dari hal tersebut Rumah Zakat (RZ) akan kembali mengadakan dengan yang lebih besar dengan kegiatan Silaturrahim Akbar Santri TPA/TPQ es-Nusantara dalam tajuk “Indonesia Mendongeng #2” dengan tema ”Mencetak Generasi Qur’ani dengan Mengaji”.
Kegiatan Indonesia Mendongeng #2 ini merupakan agenda tahunan Taman Pendidikan Al-Quran yang diadakan di Indonesia. Semoga acara ini mampu meningkatkan ukhuwah islamiyah antara santriwan-santriwati beserta ustadz-ustadzah TPA/TPQ di Indonesia.
Untuk wilayah Makassar, kegiatan Indonesia Mendongeng akan dilaksanakan pada tanggal 25 Desember 2014 di Pelataran Baruga Andi Pangeran Pettarani Universitas Hasanuddin yang diikuti oleh sekitar 50 anak yang merupakan anak binaan dari RZ Makassar.
Berbagi Tips Mendongeng di Sekolah Alam Bosowa
Bosowa Foundation menggelar event kreatif
sebagai wahana permainan dan edukasi bagi anak-anak usia 3-8 tahun yang
bertajuk WISATA EDUKASI ALAM, Minggu ( 21/12) di area Sekolah Alam
Bosowa, Jl. Danau Tanjung Bunga, Makassar.
Demikian rilis yang diterima redaksi tribun, Minggu (21/12/2014).
Acara yang digelar perdana ini diikuti sekitar 100
orang peserta mulai dari perwakilan sekolah hingga ke personal. Peserta
ikut secara berpasangan yaitu ibu dan anaknya. Acara dikemas dengan
menarik oleh panitia dengan melibatkan ibu secara aktif dalam kegiatan
tesebut. Sembari anak-anak mengikuti berbagi permainan tradisional,
ibu-ibu mengikuti mother class dan yoga class. Untuk mother class,
ibu-ibu mendapatkan materi tentang pentingnya mendongeng buat anak-anak.
Acara ini dipandu oleh Kak Heru pendongeng Makassar.
Kak Heru dengan sangat atraktif menjelaskan
pentingnya dongeng bagi buah hati mereka dan memberikan sejumlah
tips-tips bagi ibu bagaimana cara mendongeng dengan baik.
Kak Heru menjelaskan untuk memilih tema cerita
dongeng harus disesuaikan dengan umur si anak. Untuk Usia 5 tahun ke
bawah, tema yang cocok untuk anak adalah tentang dunia binatang, dalam
kisah-kisah binatang atau fable banyak kisah moral yang dapat dipetik
seperti tentang yang baik dan yang buruk. Usia 5 – 8 tahun Kak Heru
menganjurkan untuk membacakan tema tentang kecerdikan sepeti bi. kisah
Abu Nawas atau kisah para Nabi dan sahabat nabi. Usia 9 tahun keatas,
baiknya membacakan kisah kepahlawan.
Kak Heru juga mengungkapkan untuk durasi dongeng
baiknya nda tidak terlalu lama. Kisaran waktu antara 5 menit – 30 menit,
masing-masing disesuaikan dengan umur anak. Agar mahir dalam
mendongeng, ibu atau ayah harus berlatih dan mencoba menguasai
suara-suara binatang sebagai llustrasi dan sering membaca.
Selain kegiatan tersebut anak-anak juga mengikuti
kegiatan menarik lainnya yaitu permainan tradisional kade’deng,
congklak, beklan, Kreasi Sains, wisata tani, dan kreasi Tani .
(sumber Tribun Makassar)
Minggu, 30 November 2014
Jadi Presenter di PechaKucha Night Makassar Vol. 6
Mendengar nama Pecha Kucha, dalam benak saya sepertinya sebuah bahasa dari India. Ternyata "pecha kucha" berasal dari bahasa Jepang. Sekilas mengenai PechaKuchaNight, helatan ini menampilkan presenter
yang membawakan presentasi dalam format 20 slide foto. Pertama kali
diperkenalkan oleh Astrid Klein dan Mark Dytham dari Klein Dytham
Architecture, yang sekaligus menjadi organizer PechaKucha Night pertama
yang diadakan di Tokyo, Jepang pada Februari 2003.
Hingga kini tercatat lebih dari 600 kota di seluruh dunia telah menggelar event PechaKuchaNight. Acara ini begitu cepat tersebar luas ke seluruh dunia karena banyak kota tidak memiliki ruang publik dimana orang-orang dapat menunjukkan dan berbagi karya mereka dengan cara yang santai dan nyaman.
Harapan diselenggarakan PechaKuchaNight ini agar suara dan karya para presenter ini dapat memberi warna terang bagi kota dan penduduknya. Karena sulit membayangkan wajah dan rasa kota yang tak melibatkan secara aktif dalam membentuk kotanya dan mungkin kota kita salah satunya. Selain itu, ada kesempatan untuk mengenal relasi baru yang dapat mendukung karya para presenter bahkan jejaring sosial para volunteer selanjutnya.
Dan Sabu 29 November 2014 pada pukul 19.00-22.00 WITA di Ground Floor, Transmall Makassar. PechaKuchaNight Vol.6 juga akan disemarakkan oleh penampilan akustik dari band Tabasco. Ada 10 presenter yang tampil di event ini dan salah satunya adalah Kak Heru yang menampilkan 20 presentasi tentang "The Power of Story Telling"
Hingga kini tercatat lebih dari 600 kota di seluruh dunia telah menggelar event PechaKuchaNight. Acara ini begitu cepat tersebar luas ke seluruh dunia karena banyak kota tidak memiliki ruang publik dimana orang-orang dapat menunjukkan dan berbagi karya mereka dengan cara yang santai dan nyaman.
Harapan diselenggarakan PechaKuchaNight ini agar suara dan karya para presenter ini dapat memberi warna terang bagi kota dan penduduknya. Karena sulit membayangkan wajah dan rasa kota yang tak melibatkan secara aktif dalam membentuk kotanya dan mungkin kota kita salah satunya. Selain itu, ada kesempatan untuk mengenal relasi baru yang dapat mendukung karya para presenter bahkan jejaring sosial para volunteer selanjutnya.
Dan Sabu 29 November 2014 pada pukul 19.00-22.00 WITA di Ground Floor, Transmall Makassar. PechaKuchaNight Vol.6 juga akan disemarakkan oleh penampilan akustik dari band Tabasco. Ada 10 presenter yang tampil di event ini dan salah satunya adalah Kak Heru yang menampilkan 20 presentasi tentang "The Power of Story Telling"
Yuk Belajar Bikin Burger!
Belajar bikin burger langsung di tempatnya memang mengasyikkan!
Langsung di dapurnya McD Mari Mall.... Wow! Sabtu, 29 Nopember 2014
sekitar 52 anak anak dari SD Inpres Hartaco diajak untuk berkunjung ke
McD Mari Mall oleh guru kelasnya. Mereka hari itu akan melihat langsung
cara membuat burger di dapurnya McD. Bukan hanya melihat tapi juga
belajar langsung membuatnya burger!
Peserta dibagi menjadi 8 kelompok supaya mereka leluasa membuat burger. Dibimbing langsung oleh Kak Irma, murid-murid yang lai nampaknya semakin tak sabar untuk segera masuk ke dapur McD.
Peserta dibagi menjadi 8 kelompok supaya mereka leluasa membuat burger. Dibimbing langsung oleh Kak Irma, murid-murid yang lai nampaknya semakin tak sabar untuk segera masuk ke dapur McD.
Nah
setelah semua kelompok selesai membuat burger, selanjutnya adalah
menikmati burger hasil karya mereka sambil mendengarkan dongeng dari Kak
Heru. Dongengnya berjudul "Bibit Kejujuran" yang berisi ajakan untuk
selalu berbuat jujur
Dongeng dan Baca Buku Cerita
Kamis pagi 27 Nopember 2014, Ruang Anak yang terletak di Perpustakaan
Daerah Sulsel ramai dengan celoteh dan riuhnya adik adik dari TK Wahyu
Pao Pao Gowa. Sebanyak 58 anak ikut serta dalam kegiatan kunjungan ke
perpustakaan.
Kegiatan ini untuk mengenalkan tentang perpustakaan dan apa saja yang ada didalamnya. Yang paling penting dalam kegiatan ini adalah untuk mengenalkan tentang buku kepada anak anak usia dini.
Kegiatan mendengarkan dongeng yang dibawakan oleh Kak Heru tentu menjadi daya tarik bagi adik adik yang hadir. Ditemani oleh boneka lucu “Bona” dan gaya celotehnya yang iseng membuat suasana bertambah ramai.
Kegiatan ini untuk mengenalkan tentang perpustakaan dan apa saja yang ada didalamnya. Yang paling penting dalam kegiatan ini adalah untuk mengenalkan tentang buku kepada anak anak usia dini.
Kegiatan mendengarkan dongeng yang dibawakan oleh Kak Heru tentu menjadi daya tarik bagi adik adik yang hadir. Ditemani oleh boneka lucu “Bona” dan gaya celotehnya yang iseng membuat suasana bertambah ramai.
Senin, 24 November 2014
Kunjungan Murid SD Pertiwi ke Perpustakaan Daerah Sulsel
Sekitar 30 anak anak yang berasal dari SD Pertiwi Makassar, Sabtu 22 Nop 2014 berkunjung ke Perpustakaan Daerah Sulawesi Selatan. Disambut oleh Bunda Nis dan Bunda Leha, anak-anak langsung diseuguhi dengan berbagai maca koleksi buku-buku yang banyak tersedia di rak perpustakaan.
Setelah mereka membaca buku kurang lebih 15 menit, Kak Heru meminta satu per satu anak untuk bisa membacakan buku yang mereka baca.
Setelah mereka membaca buku kurang lebih 15 menit, Kak Heru meminta satu per satu anak untuk bisa membacakan buku yang mereka baca.
Langganan:
Postingan (Atom)





